Pages

Aangedryf deur Blogger.

Saterdag 05 Oktober 2013

 Manfaat Virus Bagi Kehidupan Manusia Virus 

Virus.. 

Bagi manusia adalah sesuatu yang selalu dianggap tidak berguna dan merugikan kehidupan manusia, Demam berdarah dengue, Hepatitis dan AIDS merupakan contoh-contoh penyakit yang disebabkan oleh makhluk yang bernama Virus. Namun sebenarnya virus tidaklah selalu merugikan kehidupan Manusia, kalau begitu apasih Manfaat dari virus itu?. Beberapa pakar biologi terutama yang berkecimpung dalam bidang rekayasa genetika justru banyak terbantu dengan keberadaan virus ini. Berikut adalah beberapa manfaat dari penciptaan virus ini : 
1. Virus dapat digunakan untuk memproduksi interveron yaitu sejenis senyawa yang dimanfaatkan untuk mencegah replikasi virus di dalam sel induk. 
2. Virus juga dimanfaatkan untuk pembuatan vaksin berbagai jenis mikroba penyebab penyakit bagi manusia seperti: vaksin sabin dan salk untuk mencegah penyakit polio vaksin pasteur untuk mencegah penyakit rabies. 
3. Virus juga dapat dimanfaatkan sebagai antibakterial karena dapat menghancurkan bakteri-bakteri yang mengganggu pada produk-produk makanan yang diawetkan. 
4. Virus juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan insulin. Sebagai contoh virus penyebab kanker dapat dicangkokkan bersama dengan gen-gen penghasil insulin atau zat lain ke bakteri sehingga bakteri tersebut dapat berkembangbiak dengan cepat dan sekaligus memproduksi insulin atau zat lain.
 5. Beberapa virus dapat dimanfaatkan untuk re-kombinasi genetika. Melalui terapi gen, gen penyebab inveksi yang terdapat di dalam virus dapat diubah menjadi gen baik (gen Penyembuh). 
6. Virus bermanfaat sebagai antibodi pada serum darah sebagaimana sekresi pada membran mukosa yang membantu tubuh menghancurkan unsur-unsur asing seperti virus (virus melawan virus). 
7. Virus berguna sebagai sebagai model sistem untuk mempelajari peristiwa-peristiwa yang mengendalikan informasi genetik, karena virus sebenarnya adalah potongan-potongan informasi genetik yang berbeda dengan informasi genetik sel. 
Demikian beberapa manfaat virus bagi kehidupan manusia, jadi virus tidaklah selalu merugikan Manusia, karena tidak ada satupun Ciptaan-Nya yang tak bermanfaat nn Manfaat virus Para ahli sekarang telah menemukan beberapa vaksin yang dapat mencegah virus menginfeksi kita. Vaksin merupakan varian atau derivat yang tidak merusak dari mikroba (virus) patogenik yang menstimulasi sistem imun untuk membangun sistem pertahanan tubuh yang kuat agar tubuh dapat melawan patogen yang sesungguhnya. Jadi untuk melawan virus maka para ahli memanfaatkan virus tersebut untuk membuat penangkalnya. 

Manfaat virus antara lain adalah sebagai berikut. 
1. Anti bakterial Dapat menghancurkan bakteri-bakteri yang mengganggu, misalnya bakteri pengganggu pada produk makanan yang diawetkan. 
2. Pembuatan insulin Virus penyebab kanker dapat dicangkokkan bersama gen-gen penghasil insulin atau zat lain ke bakteri sehingga bakteri tersebut berbiak dengan cepat dan sekaligus memproduksi insulin atau zat lain. 
3. Pembuatan vaksin Contoh kasus pada akhir tahun 1700, Edward Jenner seorang dokter asal Inggris mengetahui dari pasien-pasien di pedesaan bahwa para pemerah susu yang telah terkena cacar sapi (penyakit ringan yang menginfeksi sapi) ternyata resisten terhadap infeksi cacar sesudahnya. 
Dalam percobaannya, Jenner menggoreskan jarum yang mengandung cairan dari luka seorang pemerah sapi yang telah terkena cacar sapi ke seorang anak laki-laki. Anak tersebut ternyata resisten terhadap wabah cacar. Virus cacar sapi dengan virus cacar sangat mirip sehingga sistem imun tidak dapat membedakan adanya partikel asing. Selain vaksin cacar juga sudah ditemukan vaksin lainnya, misalnya vaksin polio, vaksin rubela, vaksin campak dan vaksin gondongan.

Dinsdag 09 April 2013

Bermanfaat - Manfaat Virus Bagi Kehidupan Manusia Virus Bagi manusia adalah sesuatu yang selalu dianggap tidak berguna dan merugikan kehidupan manusia, Demam berdarah dengue, Hepatitis dan AIDS merupakan contoh-contoh penyakit yang disebabkan oleh makhluk yang bernama Virus. Namun sebenarnya virus tidaklah selalu merugikan kehidupan Manusia, kalau begitu apasih Manfaat dari virus itu?. Beberapa pakar biologi terutama yang berkecimpung dalam bidang rekayasa genetika justru banyak terbantu dengan keberadaan virus ini. Berikut adalah beberapa manfaat dari penciptaan virus ini : 1. Virus dapat digunakan untuk memproduksi interveron yaitu sejenis senyawa yang dimanfaatkan untuk mencegah replikasi virus di dalam sel induk. 2. Virus juga dimanfaatkan untuk pembuatan vaksin berbagai jenis mikroba penyebab penyakit bagi manusia seperti: vaksin sabin dan salk untuk mencegah penyakit polio vaksin pasteur untuk mencegah penyakit rabies. 3. Virus juga dapat dimanfaatkan sebagai antibakterial karena dapat menghancurkan bakteri-bakteri yang mengganggu pada produk-produk makanan yang diawetkan. 4. Virus juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan insulin. Sebagai contoh virus penyebab kanker dapat dicangkokkan bersama dengan gen-gen penghasil insulin atau zat lain ke bakteri sehingga bakteri tersebut dapat berkembangbiak dengan cepat dan sekaligus memproduksi insulin atau zat lain. 5. Beberapa virus dapat dimanfaatkan untuk re-kombinasi genetika. Melalui terapi gen, gen penyebab inveksi yang terdapat di dalam virus dapat diubah menjadi gen baik (gen Penyembuh). 6. Virus bermanfaat sebagai antibodi pada serum darah sebagaimana sekresi pada membran mukosa yang membantu tubuh menghancurkan unsur-unsur asing seperti virus (virus melawan virus). 7. Virus berguna sebagai sebagai model sistem untuk mempelajari peristiwa-peristiwa yang mengendalikan informasi genetik, karena virus sebenarnya adalah potongan-potongan informasi genetik yang berbeda dengan informasi genetik sel. Demikian beberapa manfaat virus bagi kehidupan manusia, jadi virus tidaklah selalu merugikan Manusia, karena tidak ada satupun Ciptaan-Nya yang tak bermanfaat A. Manfaat virus Para ahli sekarang telah menemukan beberapa vaksin yang dapat mencegah virus menginfeksi kita. Vaksin merupakan varian atau derivat yang tidak merusak dari mikroba (virus) patogenik yang menstimulasi sistem imun untuk membangun sistem pertahanan tubuh yang kuat agar tubuh dapat melawan patogen yang sesungguhnya. Jadi untuk melawan virus maka para ahli memanfaatkan virus tersebut untuk membuat penangkalnya. Manfaat virus antara lain adalah sebagai berikut. 1. Anti bakterial Dapat menghancurkan bakteri-bakteri yang mengganggu, misalnya bakteri pengganggu pada produk makanan yang diawetkan. 2. Pembuatan insulin Virus penyebab kanker dapat dicangkokkan bersama gen-gen penghasil insulin atau zat lain ke bakteri sehingga bakteri tersebut berbiak dengan cepat dan sekaligus memproduksi insulin atau zat lain. 3. Pembuatan vaksin Contoh kasus pada akhir tahun 1700, Edward Jenner seorang dokter asal Inggris mengetahui dari pasien-pasien di pedesaan bahwa para pemerah susu yang telah terkena cacar sapi (penyakit ringan yang menginfeksi sapi) ternyata resisten terhadap infeksi cacar sesudahnya. Dalam percobaannya, Jenner menggoreskan jarum yang mengandung cairan dari luka seorang pemerah sapi yang telah terkena cacar sapi ke seorang anak laki-laki. Anak tersebut ternyata resisten terhadap wabah cacar. Virus cacar sapi dengan virus cacar sangat mirip sehingga sistem imun tidak dapat membedakan adanya partikel asing. Selain vaksin cacar juga sudah ditemukan vaksin lainnya, misalnya vaksin polio, vaksin rubela, vaksin campak dan vaksin gondongan.

Donderdag 28 Maart 2013

keanekaragaman hayati

Keanekaragaman Hayati TINGKAT KEANEKARAGAMAN HAYATI • Keanekaragaman genGen adalah bagian kromosom yang mengatur sifat tertentu suatu jenis makhluk hidup (padainti sel). Keanekaragaman gen adalah variasi susunan gen dalam suatu spesies.Keanekaragaman gen dapat terjadi secara alami (ekotipe) akibat perkawinan seksual danadaptasi, maupun buatan (kultiva) dengan proses hibridisasi, mutasi, radiasi, rekayasagenetika (budidaya manusia).Contoh: Gallus gallus var. ganifa (ayam hutan) dan Gallus gallus var. gallus (ayamkampung). - Keanekaragaman spesiesPerbedaan-perbedaan pada berbagai spesies makhluk hidup di suatu tempat disebutkeanekaragaman spesies. Biasanya dijumpai pada suatu tempat yang dihuni kumpulanmakhluk hidup dari berbagai spesies (komunitas). - Keanekaragaman ekosistemInteraksi antara lingkungan abiotik tertentu dengan sekumpulan jenis-jenis makhluk hidupmenunjukkan adanya keanekaragaman ekosistem. Masing-masing ekosistem memiliki jenistumbuhan dan hewan yang berbeda. MANFAAT KEANEKARAGAMAN HAYATI A.Manfaat pengembangan keanekaragaman hayati 1. Manfaat dari Segi Ekonomi Jenis hewan (fauna) dan tumbuhan (flora) dapat diperbarui dan dimanfaatkan secara berkelanjutan. Beberapa jenis kayu memiliki manfaat bagi kepentingan masyarakat.Indonesia maupun untuk kepentingan ekspor. Jenis kayu-kayu tersebut antara lain adalah Kayu Ramin, Gaharu, Meranti, dan Jati jika di ekspor akan menghasilkan devisa bagi negara. Beberapa tumbuhan juga dapat dijadikan sebagai sumber makanan yang mengandung karbohidrat, protein, vitamin serta ada tumbuhan yang dapat dimanfaatkan sebagai obat-oabatan dan kosmetika. Sumber daya yang berasal dari hewan dapat dimanfaatkan sebagai sumber makanan dan untuk kegiatan industri. Dua pertiga wilayah Indonesia adalah perairan yang dapat dijadikan sumber daya alam yang bernilai ekonomi. Laut, sungai, dan tambak merupakan sumber-sumber perikanan yang berpotensi ekonomi. Beberapa jenis diantaranya dikenal sebagai sumber bahan makanan yang mengandung protein. 2. Manfaat dari Segi Wisata dan Ilmu Pengetahuan Kekayaan aneka flora dan fauna sudah sejak lama dimanfaatkan untuk pengembangan ilmu pengetahuan. Hingga saat ini masih banyak jenis hewan dan tumbuhan yang belum dipelajari dan belum diketahui manfaatnya. Dengan demikian keadaan ini masih dapat dimanfaatkan sebagai sarana pengembangan pengetahuan dan penelitian bagi berbagai bidang pengetahuan. Misalnya penelitian mengenai sumber makanan dan obat-obatan yang berasal dari tumbuhan. Umumnya secara langsung manusia menjadikan hewan sebagai objek wisata atau hiburan. 3. Manfaat dari Segi Sosial dan Budaya Masyarakat Indonesia ada yang menetap di wilayah pegunungan, dataran rendah, maupun dekat dengan wilayah perairan. Masyrakat tersebut telah terbiasa dan menyatu dengan keadaan lingkungan sekitarnya. Kegiatan memanen hasil hutan maupun pertanian merupakan kebiasaan yang khas bagi masyarakat yang tinggal di pegunungan atau dataran tinggi. Masyarakat tersebut yang hidup berdekatan dengan laut, sungai, dan hutan memiliki aturan tertentu dalam upaya memanfaatkan tumbuhandan hewan. Masyarakat memiliki kepercayaan tersendiri mengenai alam. Dengan adanya aturan-aturan tersebut, keanekaragaman hayati akan terus terjaga kelestariannya. 4. Manfaat dalam Ekologi Keanekaragaman hayati merupakan komponen ekosistem yang sangat penting, misalnya hutan hujan tropis. Hutan hujan tropis memiliki nilai ekologis atau nilai lingkungan yang penting bagi bumi, antara lain: • Merupakan paru-paru bumi Kegiatan fotosintesis hutan hujan tropis dapat menurunkan kadar karbondioksida (CO2) di atmosfer, yang berarti dapat mengurangi pencemaran udara dan dapat mencegah efek rumah kaca. • Dapat menjaga kestabilan iklim global, yaitu mempertahankan suhu dan ke lembaban udara. Selain berfungsi untuk menunjuang kehidupan manusia, keanekaragaman hayati memiliki peranan dalam mempertahankan keberlanjutan ekosistem. Masing-masing jenis organisme memiliki peranan dalam ekosistemnya. Peranan ini tidak dapat digantikan oleh jenis yang lain. Sebagai contoh, burung hantu dan ular di ekosistem sawah merupakan pemakan tikus. Jika kedua pemangsa ini dilenyapkan oleh manusia, maka tidak ada yang mengontrol populasi tikus. Akibatnya perkembangbiakan tikus meningkat cepat dan di mana-mana terjadi hama tikus. Selain berfungsi untuk menunjuang kehidupan manusia, keanekaragaman hayati memiliki peranan dalam mempertahankan keberlanjutan ekosistem. Masing-masing jenis organisme memiliki peranan dalam ekosistemnya. Peranan ini tidak dapat digantikan oleh jenis yang lain. Sebagai contoh, burung hantu dan ular di ekosistem sawah merupakan pemakan tikus. Jika kedua pemangsa ini dilenyapkan oleh manusia, maka tidak ada yang mengontrol populasi tikus. Akibatnya perkembangbiakan tikus meningkat cepat dan di mana-mana terjadi hama tikus. Tumbuhan merupakan penghasil zat organik dan oksigen, yang dibutuhkan oleh organisme lain. Selain itu, tumbuh-tumbuhan dapat membentuk humus, menyimpan air tanah, dan mencegah erosi. Keanekaragaman yang tinggi memperkokoh ekosistem. Ekosistem dengan keanekaragaman yang rendah merupakan ekosistem yang tidak stabil. Bagi manusia, keanekaragaman yang tinggi merupakan gudang sifat-sifat unggul (plasma nutfah) untuk dimanfaatkan di kemudian hari. 5. Manfaat dalam Farmasi Manusia telah lama menggunakan sumber daya hayati untuk kepentingan medis. Selain pengobatan tradisional, pengobatan moderenpun sangat tergantung pada keragaman hayati terutama tumbuhan dan mikroba. Sumber daya dari tanaman liar, hewan dan mikroorganisme juga sangat penting dalam pencarian bahan-bahan aktif bidang kesehatan. Banyak obat-obatan yang digunakan saat ini berasal dari tanaman; beberapa antibiotik, berasal dari mikroorganisme, dan struktur kimia baru ditemukan setiap saat. 6. Manfaat dalam Ilmu pengetahuan dan Teknologi Kekayaan aneka flora dan fauna sudah sejak lama dimanfaatkan untuk pengembangan ilmu pengetahuan. Hingga saat ini masih banyak jenis hewan dan tumbuhan yang belum dipelajari dan belum diketahui manfaatnya. Dengan demikian keadaan ini masih dapat dimanfaatkan sebagai sarana pengembangan pengetahuan dan penelitian bagi berbagai bidang pengetahuan. Misalnya penelitian mengenai sumber makanan dan obat-obatan yang berasal dari tumbuhan. 7. Manfaat industry Keanekaragaman hayati dapat dijadikan sebagai sumber pendapatan (dapat mendatangkan devisa untuk industri). Misalnya untuk bahan baku industri, rempah-rempah, dan perkebunan. Bahan-bahan industri misalnya: kayu gaharu dan cendana untuk industri kosmetik, kayu jati dan rotan untuk meubel, teh dan kopi untuk industri minuman, gandum dan kedelai untuk industri makanan, dan ubi kayu untuk menghasilkan alcohol. Rempah-rempah, misalnya lada, vanili, cabai, bumbu dapur. Perkebunan misalnya: kelapa sawit dan karet. B. Manfaat keanekaragaman hayati untuk masyarakat: Merupakan sumber kehidupan, penghidupan dan kelangsungan hidup bagi umat manusia, karena potensial sebagai sumber pangan, papan, sandang, obat-obatan serta kebutuhan hidup yang lain Merupakan sumber ilmu pengetahuan dan tehnologi. Mengembangkan sosial budaya umat manusia. Pemanfaatan keanekaragaman hayati bagi masyarakat ini harus dilakukan secara berkelanjutan yaitu manfaat yang tidak hanya untuk generasi sekarang tetapi juga untuk generasi yang akan dating. Oleh karena itu, mari kita lestarikan keanekaragaman hayati yang ada di sekitar kita agar dapat dimanfaatkan oleh generasi yang akan datang. C. Nilai Keanekaragaman Hayati 1. Kebutuhan dasar, yaitu kebutuhan yang bersifat mutlak , seperti: • sandang (ulat sutra, bulu domba, kapas) • pangan (serealia/biji - bijian, umbi - umbian, sayur, buah, telur, daging, susu dan sebagainya) • papan (meranti, jati, sengon, pohon sawo, dan sebagainya) • udara bersih (pepohonan) • keanekaragamn hayati yang dapat menghasilkan suatu produk yang bermanfaat untuk hidup dan menjaga kesehatan manusia dikatakan memiliki nilai biologi. 2. Kebutuhan Sekunder, kebutuhan untuk lebih menikmati hidup, misalnya: • transportasi (kuda, onta, sapi) • rekreasi (hutan, taman bunga, tanaman hias, keindahan bawah laut, hewan piaraan dan sebagainya) 3. Keanekaragaman hayati dapat menghasilkan produk berupa materi atau jasa yang manfaatnya dapat ditukar dengan uang, misalnya bahan kebutuhan pokok atau pangan yang diperdagangkan, dikatakan memiliki nilai ekonomi. 4. Bagi suatu negara tertentu, keanekaragaman hayati dapat memberikan kebanggaan karena keindahan atau kekhasannya, seperti: karapan sapi di madura, ukiran jepara dari kayu jati, lukisan wayang dari kulit domba dan sebagainya. Keanekaragaman hayati tersebut memiliki niali budaya. 5. keanekaragaman hayati masih terus diteliti oleh para ahli, karena sebagai sumber ilmu atau tujuan lain (misalnya :pemuliaan hewan dan tumbuhan, pelestarian alam, pencarian alternatif bahan pangan dan energi dan sebagainya). jadi keanekaragaman hayati memiliki nilai pendidikan. D. MANFAAT MEMPELAJARI KEANEKARAGAMAN HAYATI Keanekaragaman hayati telah banyak dipelajari oleh menusia sejak zaman dahulu. Hal tersebut dilakukan selain untuk memenuhi kebutuhan sandang dan pangan juga untuk keperluan kesehatan dan pengobatan suatu penyakit. Contohnya seperti sirih, lengkuas, kumis kucing, dan Pennicillium. Manfaat mempelajari keanekaragaman hayati antara lain: • mengetahui manfaat masing-masing jenis bagi kehidupan manusia • mengetahui adanya saling ketergantungan makhluk hidup • mengetahui ciri-ciri dan sifat masing-masing jenis • mengetahui kekerabatam antar makhluk hidup • mengetahui manfaat keanekaragaman dalam mendukung kelangsungan hidup manusia a. . Keanekaragaman Indonesia Berdasarkan Karakteristik Wilayahnya Secara astronomis indonesia berada pada 60 LU - 110 LS dan 950 BT - 1410 BT. artinya indonesia terletak didaerah iklim tropis (daerah tropis berada diantara 23 1/20 LU dan 23 1/20 LS). Ciri - ciri daerah tropis antara lain temperatur cukup tinggi (260C - 280C), curah hujan cukup banyak (700 - 7000mm/ tahun) dan tanahnya subur karena proses pelapukan batuan cukup cepat. Bila dilihat dari geografis , indonesia terletak pada pertemuan dua rangkaian pegunungan muda, yakni sirkum pasifik dan rangkaian sirkum mediterania, sehingga indonesia memiliki banyak pegunungan berapi. hal tersebut menyebabkan tanah menjadi subur. Di Indonesia terdapat 10% spesies tanaman, 12% spesies mamalia, 16% spesies reptilia dan amfibi , dan 17% dari spesies burung yang ada didunia. sejumlah spesies tersebut bersifat endemik , yaitu hanya terdapat di Indonesia dan tidak ditemukan ditempat lain. Contohnya adalah sebagai berikut: 1. burung cendrawasih di papua, 2. burung maleo di sulawesi, 3. komodo di pulau komodo. 4. anoa di sulawesi 5. rafflesia arnoldii, terdapat dipulau sumatera dan penyebarannya disepanjang bukit barisan dari aceh sampai lampung. 6. Bunga bangkai (Amorphophallus titanum) merupakan flora khas indonesia yang terdapat disumatra. Tumbuhan yang beraneka ragam dan bernilai ekonomi dapat dimanfaatkan. contohnya sebagai berikut: 1. macam - macam varietas durian (Duriozibethinus), antara lain , durian petruk dari randusaria jepara, durian sitokong dari ragunan, durian sunan yang berasal dari boyolali, durian simas dari bogor. 2. Kedondong (Spondias cythrerea), misalnya kedondong karimunjawa berasal dari Karimunjawa. 3. Salak (Zalacca edulis), misalnya , salak pondoh berasal dari desa soka sleman dan salak bejalen dari ambarawa. b. Keanekaragaman Indonesia Berdasarkan Persebarannya Persebaran organisme dimuka bumi dipelajari dalam cabang biologi yang disebut biogeografi . studi tentang penyebaran spesies menunjukkan bahwa spesies - spesies berasal dari satu tempat, namun selanjutnya menyebar keberbagai daerah . organisme tersebut kemudian mengalami diferensiasi menjadi subspesies baru dan spesies baru yang cocok terhadap daerah yang ditempatinya. Penghalang geografi atau barrier seperti gunung yang tinggi, sungai dan lautan dapat membatasi penyebaran dan kompetisi dari suatu spesies (isolasi geografi). adanya isolasi geografi juga menyebabkan perbedaan susunan flora dan fauna diberbagai tempat. Berdasarkan adanya persamaan fauna didaerah - daera h tertentu , maka dapat dibedakan menjadi 6 daerah biogeografi dunia sebagai berikut: 1. Nearktik : Amerika utara 2. Palearktik : Asia sebelah utara Himalaya, Eropa dan Afrika , gurun sahara sebelah utara. 3. Neotropikal : Amerika Selatan bagian tengah. 4. Oriental: Asia, Himalaya bagian selatan. 5. Ethiopia : Afrika 6. Australian : Australia dan pulau - pulau sekitarnya. C. Persebaran Hewan Di Indonesia Kepulauan Indonesia merupakan tempat dua kawasan / daerah bertemuyaitu kawasan oriental yang amat kaya akan binatang dan mamalia. Wallace memperhatikan perbedaan pada flora dan faunanya, dan berhasil menarik garis pada peta sedemikian serupa sehingga memisahkan kelompok kehidupan satu sama lain. 1. Persebaran Hewan Di Wilayah Indonesia Barat Bagian barat yang merupakan paparan sunda memiliki fauna asia, contohnya berbagai jenis kera, gajah, macan, kerbau liar, babi hutan, dan rusa. a) Sumatra memiliki hewan - hewan yang khas, seperti: gajah, tapir, badak bercula dua, harimau, siamang, dan orang utan. b) Jawa memiliki badak bercula satu, harimau dan banteng. c) Kalimantan memiliki badak bercula dua, macan tutul, orang utan, kera berhidung panjang, dan beruang madu. 2. Persebaran Hewan Di Wilayah Indonesia Timur Bagian timur indonesia ditempati fauna tipe Australia yang terdiri atas burung - burung dengan warna menyolok misalnya Kasuari, burung nuri, parkit, cendrawasih, dan merpati berjambul, beberapa jenis hewan berkantung misalnya kanguru, wallabi, dan kanguru pohon. dibagian tengah , seperti sulawesi terdapat hewan yang khas yaitu anoa,dan dipulau komodo terdapat komodo (biawak besar). Zona peralihan antara Oriental dn Australian bagian kepulauan indonesia ini merupakan daerah peralihan antara kawasan Australian dan Oriental. Daerah yang merupakan tempat peralihan yang mecolok adalah sulawesi. D. Persebaran Tumbuhan Di Muka Bumi Bioma dapat dairtikan sebagai macam komuniatas utama yang terdapat pada suatu daerah yang dapat dikenal berdasarkan fisiognomi (kenam[akan). sifat dan karakteristik suatu bioma merupakan fungsi iklim (suhu , curah hujan, cahaya dan tanah). Garis pembatas atau pemisah antara dua bioma walaupun tidak jelas, disebut ecotone. Ekoton ditempati oleh tumbuhan dan hewan yang khas. Biorna-bioma umumnya ditentukan oleh vegetasi atau tumbuhan yang dominan. hal ini cenderung mencermikan iklim yang umum dari area tersebut. Ada berbagai bioma didunia, yaitu gurun, padang rumput, hutan hujan tropis, hutan gugur, dan savana. a. gurun (padang pasir) , bioma ini terdapat di afrika, Amerika, Australia dan Cina. b. Padang Rumput, bioma ini terbentang dari daerah tropik hingga subtropik, misalnya di Amerika. c. Hutan hujan tropis, terdapat di daerah tropik dan subtropik contoh di amerika selatan (Brasil) , Asia Termasuk Indonesia) dan Afrika. d. Hutan Gugur (deciduos forest), merupakan bioma yang khas didaerah sedang. e. Savana terdapat dikedua sisi khatulistiwa, berkembang dengan lebih baik di Afrika dan Amerika Selatan. Savana terdapat jiga di India, Asia Selatan, Australia, dan Indonesia (Irian, NTT, dan NTB). e. Flora Malesiana Indonesia memiliki 2 diantara 5 bioma didunia, yaitu bioma hutan hujan tropis dan bioma savana. bioma hutan hujan tropis yang memiliki keanekaragaman tumbuhan yang sanagt tinggi adalah malesiana. flora malesiana meliputi tumbuhan yang terdapat di sumatra, kalimantan, filiphina utara, dan kepulauan indonesia lainnya. Tumbuhan Khas Malesiana yang terkenal adalah rafflesia arnoldii. tumbuhan ini merupakan parasit yang hidup melekat pada akar atau batangtumbuhan pemanjat Tetrasigma. Penyebaran Rafflesia meliputi sumatra (Aceh , Bengkulu), Malaysia, Kalimantan dan jawa. Di Papua ditemukan pohon buah khas yang disebut matoa (pometia pinnata). Matoa ini rasanya hampir mirip durian dan rambutan. Buah matoa berangkai seperti anggur berbentuk bulat kecil, dan berkulit tipis. f. Manfaat dan Nilai Keanekaragaman Hayati 1) Kebutuhan dasar, yaitu kebutuhan yang bersifat mutlak , seperti: - sandang (ulat sutra, bulu domba, kapas) - pangan (serealia/biji - bijian, umbi - umbian, sayur, buah, telur, daging, susu dan sebagainya) - papan (meranti, jati, sengon, pohon sawo, dan sebagainya) - udara bersih (pepohonan) keanekaragamn hayati yang dapat menghasilkan suatu produk yang bermanfaat untuk hidup dan menjaga kesehatan manusia dikatakan memiliki nilai biologi. 2) Kebutuhan Sekunder, kebutuhan untuk lebih menikmati hidup, misalnya: - transportasi (kuda, onta, sapi) - rekreasi (hutan, taman bunga, tanaman hias, keindahan bawah laut, hewan piaraan dan sebagainya) 3) Keanekaragaman hayati dapat menghasilkan produk berupa materi atau jasa yang manfaatnya dapat ditukar dengan uang, misalnya bahan kebutuhan pokok atau pangan yang diperdagangkan, dikatakan memiliki nilai ekonomi. 4) Bagi suatu negara tertentu, keanekaragaman hayati dapat memberikan kebanggaan karena keindahan atau kekhasannya, seperti: karapan sapi di madura, ukiran jepara dari kayu jati, lukisan wayang dari kulit domba dan sebagainya. Keanekaragaman hayati tersebut memiliki niali budaya. 5) keanekaragaman hayati masih terus diteliti oleh para ahli, karena sebagai sumber ilmu atau tujuan lain (misalnya :pemuliaan hewan dan tumbuhan, pelestarian alam, pencarian alternatif bahan pangan dan energi dan sebagainya). jadi keanekaragaman hayati memiliki nilai pendidikan. KEANEKARAGAMAN HAYATI INDONESIA - Menurut UU No. 5 tahun 1994 keanekaragaman hayati adalah keanekaragaman di antaramakhluk hidup dari semua sumber termasuk di antaranya daratan, lautan, dan ekosistemakuatik lain, serta kompleks ekologi yang merupakan bagian dari keanekaragamannya,mencakup keanekaragaman dalam spesies, antara spesies dengan ekosistem. - Spesies endemik adalah spesies lokal, unik, dan hanya ditemukan di daerah atau pulautertentu. Banyak ditemukan di Pulau Sulawesi, Papua, dan Kepulauan Mentawai. - Spesies endemik di Kepulauan Mentawai (Pulau Siberut di pantai barat Simatera) antaralain:  Primata: Macaca pignensis, Simias concolor, Hylobates klosii, Presbytis potenziani.  Tupai: Callosciurus melanogaster, Lariscus obscurus, Sundasciurus fraterculus, Lomy sp., Hylopetes spora. Ciri primitif diduga karena adanya isolasi geografis sehingga penting digunakan dalam studievolusi. PENYEBARAN KEANEKARAGAMAN HAYATI - Flora Indonesia termasuk dalam Malesiana yang terdiri atas Indonesia, Filipina,Semenanjung Malaya, dan Papua Nugini. Kawasan ini dibatasi oleh tiga simpul demarkasi:  Selat Torres (selatan)  Jazirah Kra, Thailand (barat)  Terdapat berbagai jenis rotan.Terdapat hutan kayu putih. Terdapat berbagai jenis nangka ( Artocarpus sp.) Terdapat berbagai jenis tumbuhan matoa( Pometia sp.) khususnya di Papua.Banyak terdapat jenis tumbuhan sagu. - Garis Wallace memisahkan fauna tipe Asiatis dan peralihan, garis Weber memisahkan faunatipe peralihan Australis. MANFAAT KEANEKARAGAMAN HAYATI - Sumber panganIndonesia memiliki sumber karbohidrat seperti jagung, ubi jalar, singkong, talas, dan sagu.Sumber protein berasal dari perikanan dengan zona ekonomi eksklusif 200 mil dari garispantai yang dapat dipergunakan untuk mencari nafkah, serta ada pula budidaya udang,bandeng, dan lele dumbo. Oncom, tempe, kecap, tape, laru (minuman khas Timor), dangatot merupakan makanan dan minuman khas daerah yang menggunakan aktivitasmikroorganisme seperti kapang, khamir, dan bakteri. Spesies tanaman seperti suji, secang,merang padi, gula aren, kunyit, dan pandan juga banyak digunakan sebagai zat pewarnamakanan. - Sumber sandang dan papan Bahan sandang: kapas, rami, yute, kenaf, abaca, agave, ulat sutera, kulit kayu, buluburung, tulang hewan. - Untuk membuat batik diperlukan lebih dari 20 spesies tumbuhan, buah lerak untuksabun. Suku Dani di Lembah Baliem, Papua menggunakan Agrostophyllum majos - untukmembuat yokal (pakaian wanita yang sudah menikah), Ficus drupacea - untuk membuatwen, serta tumbuhan kem (Eleocharis dulcis) untuk membuat pakaian gadis.  Tumbuhan sika (Legenaria siceraria) untuk membuat koteka/holim.  Tumbuhan mul (Calamussp.) untuk membuat pakaian perang.  u), meranti, keruing, ramin, kayu kalimantandigunakan sebagai bahan bangunan.  Kayu jati, kayu nangka, pokok kelapa (glug Penduduk Timor dan Alor menggunakan lontar (Borassus sundaicus) sebagai atap dandinding rumah.  Beberapa spesies palem seperti Nypa fruticans, Oncosperma horridum, Oncospermatigillarium dimanfaatkan oleh penduduk Sumatera, Kalimantan, dan Jawa untuk bahanbangunan rumah.  Masyarakat Dawan di Pulau Timor menggunakan jenis pohon timun (Timuniussp.),matani ( Pterocarpus indicus ), sublele (Eugeniasp.) sebagai bahan bangunan, jugapelepah lontar, gebang, dan alang-alang (Imperata cylindrica) untuk atap. - Sumber obat dan kosmetik  Masyarakat Lombok mengenal pule, laos, turi, temulawak, alang-alang, pepaya, sukun,nenas, jahe, jarak, lada, kopi, pisang, lontar, cemara, bangkel, dan duwet sebagai obatkontrasepsi dan diramu menjadi 30 macam obat lain.  Masyarakat Sumbawa mengenal akar salban, akar sawak, akar kesumang, batangmalang, dan kayu sengketan sebagai ramuan minyak urat.  Masyarakat Rejang Lebong, Bengkulu menggunakan Peronema canescens dan Brucea javanica untuk obat malaria.  Masyarakat Jawa Barat mengenal bayam, temulawak, dadap, kelor, lempuyang, dankatuk untuk menjaga kesehatan ternak kambing dan domba.  Masyarakat Alor dan Pantar menggunakan kulit kayu nangka dicampur air laut untukmengobati diare pada kambing.  Di Jawa Timur dan Madura banyak menggunakan genus Curcuma (temu-temuan) untuk jamu ternak.  Di daerah Bone, Sulawesi Utara menggunakan famili Asteraceae, Verbenaceae,Malvaceae, Euphorbiaceae, dan Anacardiaceae untuk obat.  Bunga-bungaan seperti cendana, kenanga, melati, mawar, dan kemuning digunakansebagai wewangian.  Kemuning mengandung zat penyamak yang digunakan masyarakat Yogyakarta sebagaibahan lulur untuk menghaluskan kulit.  Tanaman pacar air digunakan untuk cat kuku.  Ramuan daun mangkokan, pandan, melati, dan minyak kelapa dipakai untuk pelemasrambut.  Masyarakat Jawa mengenal ratus sebagai pewangi pakaian, ruangan, dan pelindung dariserangan mikroorganisme.  Jambu hutan putih digunakan sebagai pewarna jala dan kayu malam sebagai cat batik. - Sumber budayaUmat Islam menggunakan sapi dan kambing dewasa pada hari raya Qurban, orang Kristenmembutuhkan pohon cemara setiap hari Natal. Spesies pohon seperti beringin dan bambukuning dipercaya masyarakat Jawa sebagai pengusir roh jahat atau tempat tinggal roh jahat.Upacara kematian di Toraja menggunakan limau, daun kelapa, pisang, dan rempah lainnyauntuk memandikan mayat. Upacara Ngaben di Bali menggunakan tumbuhan penghasilminyak atsiri seperti kenanga, melati, cempaka, pandan, sirih, dan cendana. Dadap dantebu hitam diperlukan untuk menghanyutkan abu ke sungai.HILANGNYA KEANEKARAGAMAN HAYATI - Fragmentasi dan hilangnya habitatPembuatan bendungan, pembangunan daerah pinggir pantai, ekstensifikasi pertanian,penebangan hutan. - Introduksi spesies Yaitu upaya mendatangkan spesies asing ke suatu wilayah yang telah memiliki spesies lokal.Misal penggunaan padi unggul menyebabkan punahnya padi tradisional. - Eksploitasi hewan dan tumbuhan berlebihKebutuhan pangan dan ketamakan manusia. - Pencemaran tanah, air, udaraMikroorganisme tanah banyak yang mati akibat pencemaran dari limbah logam beratperindustrian dan pertanian, tumbuhan dan organisme tanah di hutan rusak karena hujanasam. - Perubahan iklim globalPencemaran udara mengakibatkan kenaikan suhu bumi. Tiap kenaikan 1 - C akanmenggantikan batas toleransi beberapa spesies di daratan sekitar 125 km ke arah kutubatau 150 m vertikal ke arah gunung. Permukaan air laut akan naik dan beberapa pulau akantenggelam. - Industrialisasi kehutanan dan pertanianPemuliaan tanaman menyebabkan terjadinya sistem penanaman monokultur sehinggakeanekaragaman hayati di suatu wilayah menurun. KONSERVASI KEANEKARAGAMAN HAYATI - Konservasi sumber daya hayati di Indonesia diatur dalam UU No. 23 tahun 1997 tentangpengelolaan lingkungan hidup. Azas yang dianut adalah azas tanggung jawab,berkelanjutan, dan manfaat. - Cagar biosfer merupakan kawasan yang terdiri dari ekosistem asli, unik, dan atauekosistem yang telah mengalami degradasi, yang dilindungi dan dilestarikan untukkepentingan penelitian dan pendidikan. - Taman nasional di Indonesia mulai dikembangkan tahun 1980. Contoh taman nasional: TNGunung Leuser, TN Ujung Kulon, TN Gunung Gede Pangrango, TN Baluran, dan TN Komodo. - Contoh cagar alam: CA Kerinci Seblat dan Gunung Leuser (Sumatra), CA Tanjung Puting(Kalimantan), CA Pulau Komodo (NTT). - Contoh kebun koleksi: KK buah di Paseh dan Cibinong, KK mangga di Grati, KK kopi di Ijen,KK kelapa di Bone-Bone. - Biologi konservasi merupakan ilmu multidisiplin yang dikembangkan sebagai tanggapanmenghadapi krisis keanekaragaman hayati saat ini. Tujuannya adalah mempelajari dampakkegiatan manusia pada spesies, komunitas, dan ekosistem, serta mengembangkanpendekatan praktis untuk menghindari kepunahan spesies dan jika memungkinkanmengembalikan spesies yang terancam ke ekosistem yang masih berfungsi

Saterdag 23 Maart 2013

biologi (virus)



Virus
  
             Virus memiliki arti yaitu racun
              Peneliti virus ialah :
                                    - adolf mever
                                    -  Dmitri Ivanoski
                                    - Martinus W.beijerinck
               Virus hanya bias dilihat dengan menggunakan mickrosof elektron 
  
Ciri ciri virus
1           1.         Ukurannya sangat kecil antara 25-300 milimikron (hanya dilihat dengan mengunakan mickrosof electron)
2          2.       Bentuknya bermacam-macam yaitu
                - Bentuk bulat  mis : virus influenza, dan AIDS
                - Bentuk oval : mis virus rabies
                - Bentuk batang mis : virus mozaik (tembakau)
                - Bentuk polihidris mis : virus penyebab demam
                - Virus berbentuk T mis : virus yang menyerang bakteri 
3.  Virus tidak berbentuk sel.
4. Tidak mempunyai protoplasma
      5.  Dapat berkembang biak hanya dalam sel yang hidu.

Struktur dan fungsi sel
Virus bukan berupa sel (aseluler). Virus berupa partikel yang disebut virion. Virion dapat dikristalkan sehingga virus dikatakan sebagai makhluk tak hidup atau benda mati.
Virus dikatakan sebagai makhluk hidup karena menunjukkan ciri kehidupan yaitu dapat bereproduksi, meskipun hanya dapat dilakukan didalam sel organisme lain.

Virus tersusun atas : asam nukleat dan selubung protein
Asam nukleat adalah   pembawa informasi genetika.
Asam nukleat pada virus dapat berupa DNA saja atau RNA saja.
•       Meteri genetik tersebut dapat berbentuk rantai tunggal atau rantai ganda.
•       Selubung protein adalah pembungkus asam nukleat
•       Susunan tubuh virus terdiri dari :
                a. kapsid / selubung protein
                b. kepala
                c. DNA
                d. selubung ekor
                e. lempengan dasar
                f. serabut ekor

Cara hidup dan Reproduksi Virus ;
Virus menunjukkan ciri kehidupan, yaitu reproduksi hanya jika berada dalam sel organisme lain. Sel organisme tempat hidup virus disebut sel inang.

virus hanya dapat hidup secara parasit
Semua jenis mempunyai reproduksi yang sama. Cara reproduksi virus terdiri dari :
                a. tahap adsorbsi
      adalah saat partikel virus atau virion melekat pada sel yang diserangnya. Tempat pelekatan virus pada sel inang terjadi pada reseptor (proten khusus pada membran plasma sel inang yang mengenali virus )        
                b.tahap penetrasi
                      adalah materi genetik virus saja masuk ke dalam sitoplasma sel inang.
                c. tahap sintesis
      adalah tahap terjadinya perbanyakan partikel virus di dalam sel yang diinfeksi. Sel inang akan dikendalikan oleh materi genetik dari virus sehingga sel dapat. membuat komponen virus yaitu asam nukleat dan protein untuk kapsid            
                d. tahap pematangan
                      adalah tahap penyusunan asam nukleat dan protein virus menjadi partikel virus yang utuh
                e. tahap lisis
                      adalah tahap partikel virus keluar dari inangnya dengan memecahkan sel tersebut.


Reproduksi dapat melalui dua siklus yaitu :
q  Siklus litik
                       pada siklus litik, tahan adsobsi, penetrasi, sintesis, dan pematangan berlangsung cepat. Partikel virus keluar dari sel yang diserangnya dengan memecahkan sel tersebut sehingga sel inang mati (lisis)
q  Siklus lisogenik
                pada siklus lisogenik DNA/RNA virus akan disisipkan pada kromosom inang. Kromosom yang tersisipi  DNA/ RNA virus akan mengadakan replikasi. Hal ini terjadi terus-menerus selama pembelahan sel sehingga materi genetik virus akan diwariskan pada sel-sel anakan sel inang. Jadi pada siklus lisogenik infeksi virus memasuki masa laten artinya sel inang tidak pecah (mati).




Siklus lisogenik dapat dituliskan melalui tahap :
                a. tahap adsorbsi
                b. tahan injeksi / penetrasi
                c. tahap penggabungan
                d. tahap pembelahan
                e. tahap sintesis
                f. tahap perakitan
                g tahap litik

Habitat virus
•       Virus yang menyerang tumbuhan melalui perantara serangga
•       Virus yang menyerang hewan melalui :
                - makanan
                - minuman
                - udara
                - darah
                - luka
                - gigitan
Klasifikasi virus
Klasifikasi virus tidak mengikuti aturan linnaeus, melainkan sistem ICTV (International Committere on Taxonomy of Viruses).Klasifikasi virus hanya terbagi dalam 3 tingkatan takson yaitu :
                - famili, diakhiri dengan viridae
                - genus, diakhiri dengan virus
                - Spesies menggunakan bahasa inggris dan dengan virus
Contoh :
•       Famili    : Retroviridae
                Genus   : lentivirus
                Spesies : Human immunodeficiency virus (HIV)
Berdasarkan  jenis selnya inangnya, virus dikelompokkan menjadi 4 yaitu :
    Ø  Virus bakteri
    Ø  Virus mikroorganisme eukariotuk
    Ø  Virus tumbuhan
    Ø  Virus hewan
v
•       Tindakan pencegahan yang dapat dilakukan terhadap serangan virus adalah dengan pemberian vaksin.
•       Vaksin adalah suatu zat yang mengandung mikroorganisme patogen yang sudah  dilemahkan.
                contoh :
         o                   OPV (oral polio vaccine ) / vaksin polio
Vaksin rabies
Vaksin hepatitis B
Vaksin influenza
Vaksin cacar
Vaksin MMR untuk cacar, gondong dan campak